Apa itu mati atau maut..?


Pada kesemptan kali ini saya akan mengajak anda dan kita semua untuk sejenak  merenung apa sih sebenarnya itu kematian atau yang kita kenal dengan istilah al-maut..?
Mati…!!! Kata ini sering kali kita dengan dan kita temui dalam kehidupan kita sehari-hari, namun kita sering tidak mau tau apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan kata ini, untuk itu bagi anda yang sudah berkunjung dalam blog ini, saya sangat berharaf semoga niat anda bukan hanya untuk mencari materi saja tapi saya sangat berharaf ini dapat kit hayatai bersama, baik untuk anda atau diri saya pribadi sebagai penulis.

Mati………..!!!
Adalah bahasa indonesia yang digunakan sebagai tanda berpisahnya roh dengan jasad untuk sementara waktu yang telah ditentukan oleh Allah s.w.t .

Mati adalah sesuatu yang maha halus dan ghaib yang paling dekat dengan kita, dimana kita semua sedang berada dalam intaiannya dan bahkan dia akan sering datang melihat kita, kadang juga memperingatkan kita.

Sabdha Nabi saw:

“Maut itu adalah perkara ghaib yang paling hampir yang sedang ditunggu”.

Mati itu adalah suatu kepastian yang pasti akan datang menjemput kita dalam keadaan siyap ataupun tidak dan itu berlaku bagi setiap yang bernyawa sebagaiman dijelaskan dalam (QS. Ali ‘Imran : 185)

“Tiap-tiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati”

Hakikat mati bukan bererti ketiadaan semata-mata atau kehancuran keseluruhan dan kehilangan sepenuhnya. Tetapi masih ada hubungannya selepas itu.

Mati ialah terputusnya hubungan roh dengan jasad lahir dan batin, perpisahan di antara kedua-duanya, pertukaran dari satu keadaan kepada keadaan lain.

Dr Sidi Gazalba menyatakan:

kematian ialah terhentinya jasmani berfungsi, yakni nafas, jalan darah, gerak, fikiran, perasaan dan tenaga.

Kematian adalah batas sempurnanya roh (jiwa) dalam hidup makhluk. Maut bererti menghilangkan seluruh daya, selama roh itu berada dalam genggaman Allah.

Maut adalah penyempurnaan dua hal iaitu penyempurnaan yang secara hakiki, iaitu mati dan penyempurnaan tidur (tidak sempurna) kerana tidur itu hakikatnya adalah mati juga.

Mati berbeza dengan tidur, kerana tidur adalah terputusnya roh sementara dengan hubungan lahiriah.

Allah berfirman

Maksudnya: “Allah (Yang Menguasai Segala-galanya), Ia mengambil dan memisahkan satu-satu jiwa dari badannya, jiwa orang yang sampai ajalnya semasa matinya, dan jiwa orang yang tidak mati: dalam masa tidurnya; kemudian Ia menahan jiwa orang yang Ia tetapkan matinya dan melepaskan balik jiwa yang lain (ke badannya) sehingga sampai ajalnya yang ditentukan. Sesungguhnya yang demikian itu mengandungi tanda-tanda yang membuktikan kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir (untuk memahaminya)” (Surah az-Zumar, ayat 42).

Ramai manusia menganggap kematian adalah sesuatu yang menakutkan. Namun keadaan sebenar kehidupan di alam barzakh hanya diketahui oleh Allah. melalui nas al-Quran dan hadis, manusia awal-awal lagi diberi peringatan agar bersedia menempuhinya dengan memperbanyakkan amalan kebajikan dan menjauhi kemungkaran agar terjamin keselamatannya kelak.

Advertisements

Untuk Kebaikan Bersama Tolong DiKomentari

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s